Revolusi Roti Ramah Kantong: Mengungkap Keberhasilan Strategi Pemasaran Roti Aoka

Comments · 135 Views

Siapa yang tidak tahu Roti Aoka, roti yang sempat viral karena rasanya yang lezat dan harganya yang sangat terjangkau. Bagaimana tidak, roti lapis dengan isian berbagai varian ini dibanderol dengan harga yang sangat ramah di kantong. Dengan hanya mengeluarkan 2000 rupiah, kita sudah bisa m

Roti Aoka adalah sebuah merek roti yang merupakan produk dari PT Indonesia Bakery asal Bandung, Jawa Barat. Perusahaan ini telah berdiri sejak tahun 2017. PT Indonesia Bakery adalah perusahaan bakery ternama yang telah mendapatkan pengakuan signifikan atas komitmennya untuk memberikan produk roti berkualitas tinggi kepada konsumen. Roti Aoka merupakan salah satu produk khas mereka. Dilansir dari laman resmi perusahaan ini, terdapat 3 jenis produk yang ditawarkan yaitu Aoka burger, Aoka panggang, dan Aoka sandwich yang mana masing-masing memiliki varian rasa yang beraneka ragam seperti susu vanilla, strawberry, blueberry ,coklat, keju,durian, dan nanas. Meskipun terbilang belum lama berdiri, Roti Aoka telah berhasil dikenal dan disukai oleh sebagian masyarakat indonesia. 

Di pasar yang sangat kompetitif seperti saat ini, strategi pemasaran yang efektif memainkan peran penting dalam kesuksesan bisnis apa pun. Untuk mempertahankan posisi pasarnya dan mendorong pertumbuhan lebih lanjut, PT Indonesia Bakery telah mengembangkan dan menerapkan berbagai strategi pemasaran khususnya pada produk unggulannya, Roti Aoka. Adapun strategi pemasaran yang dilakukan PT Indonesia Bakery yaitu:

1. Jaringan Distribusi yang Luas

perusahaan ini menggunakan pemasaran distribusi yang masif. Hal ini bertujuan untuk mempermudah konsumen untuk mengakses produk yang diinginkannya. Perusahaan ini telah bekerja sama dan bermitra dengan supermarket, toko kelontong, bahkan Anda dapat menemukan Roti Aoka di warung-warung kecil. Roti Aoka menggunakan sistem kemitraan berupa keagenan pada setiap wilayah. Tidak hanya dapat dibeli secara langsung, Roti Aoka juga dapat ditemukan di platform e-commerce. Dengan begitu akan lebih besar probabilitas konsumen potensial untuk mengakses produk tersebut. 

2. Value for Money atau “Nilai Uang”

    

Pada strategi ini, perusahaan berusaha untuk memunculkan persepsi bahwa dengan membeli produk harga yang murah dapat memberikan nilai yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan harga yang dibayarkan. Namun, perlu digaris bawahi bahwa meskipun Roti Aoka dibanderol dengan harga yang murah, bukan berarti kualitasnya rendah. Roti Aoka berkomitmen menyajikan roti dengan bahan dengan kualitas terbaik dan melalui proses yang ketat. Ungkapan “harga kaki lima, rasa bintang lima” cocok untuk mendeskripsikan produk ini. Untuk memaksimalkan strategi ini, perusahaan perlu mencari cara untuk mengoptimalkan biaya produksi dan distribusi, sehingga dapat menawarkan harga yang rendah kepada konsumen.

3. Digital Marketing

Digital marketing merupakan sebuah alat yang powerful untuk spreading brand awareness yaitu menumbuhkan kesadaran akan suatu produk. Dapat dikatakan bahwa Roti Aoka berhasil mendapatkan perhatian dari masyarakat khususnya netizen. Terbukti Roti Aoka sempat viral di beberapa platform media sosial. Kerap ditemukan content creator yang mereview produk ini. Spreading awareness yang berhasil tentu menguntungkan perusahaan karena dengan begitu produk dapat dikenal luas oleh masyarakat dan dapat menarik konsumen potensial. Hal ini terbukti yang mana penikmat Roti Aoka membagikan pengalamannya dari mulut ke mulut melalui platform media sosial dalam bentuk video ataupun komentar.  

 

Comments