Inilah 5 Strategi Business Development yang Perlu di Coba

Comments · 101 Views

Strategi business development adalah tujuan jangka panjang semua perusahaan dalam peningkatan penjualan serta mendapatkan pelanggan baru sekaligus mempertahankan pelanggan setia. Bagi staf marketing atau sales, mereka perlu mengembangkan strategi business development supaya pelanggan baru

Strategi business development pada dasarnya adalah perencanaan dalam mencapai tujuan pengembangan usaha. Tujuan utamanya adalah menerapkan perencanaan tersebut dalam mengembangkan perusahaan. Tujuan lain yang tak kalah penting adalah meraih sebanyak mungkin konsumen sehingga dapat mendongkrak penjualan perusahaan. 

Apa Bentuk Strategi Business Development

Memang, strategi ini bisa berbeda, tergantung pada jenis usaha. Namun demikian, semuanya terkait dengan kegiatan pemasaran atau penjualan produk atau jasa. Kerjasama dari beberapa departemen dalam perusahaan harus tepat. 

Salah satu departemen yang bertanggung jawab untuk business development adalah departemen marketing. Tim ini akan memutuskan produk atau jasa apa yang akan dijual, harga yang sesuai, serta target pasar. Tim ini juga harus memutuskan bagaimana mereka memposisikan perusahaan sekaligus mempromosikan dan produk atau jasa di pasar yang potensial. 

Strategi business development ini seperti ini harus meyakinkan target pasar supaya memiliki brand awareness akan jenis produk atau jasa yang ditawarkan. Dengan demikian, prospek penjualan menjadi lebih tinggi. Memang, beberapa perusahaan masih menjalankan metode pengembangan bisnis secara konvensional yaitu melalui penyebaran brosur atau mengadakan pameran. Tetapi, hal ini tentu tidak ada salahnya meskipun dengan jangkauan terbatas.

Departemen lain yang berkontribusi untuk strategi business development adalah sales atau penjualan. Tim sales dapat mengubah seorang prospek menjadi pembeli atau pengguna jasa. Memang, bagian sales dan marketing mungkin memiliki beberapa peran sama. Tetapi, tim sales dapat lebih fokus untuk meyakinkan pelanggan dengan memelihara hubungan baik supaya calon prospek tidak ‘pindah ke lain perusahaan.’

Langkah-Langkah Strategis Business Development 

Apa saja tahapan penting dalam upaya pengembangan bisnis? 

  1. Riset
    Riset pasar perlu dilakukan dalam mencari target pasar yang sesuai dengan produk atau jasa. Riset ini dilakukan dengan tujuan supaya tim pemasaran dapat menjangkau target pasar yang tepat sehingga tidak membuat waktu dan tenaga. Cara-cara paling efektif adalah dengan melakukan survei atau mencari target pasar secara online melalui forum dan media sosial.
    Riset pasar dilakukan supaya perusahaan tahu bagaimana produk atau jasa mereka dapat mengakomodir kebutuhan pelanggan. Riset akan kompetitor juga cukup penting supaya pemilik usaha tahu siapa saja pelanggan yang ditargetkan dan keunggulan produk atau jasa yang ditawarkan. Dengan demikian, seorang entrepreneur dapat menetapkan tujuan untuk business development.
  2. Target Pasar
    Target pasar dapat terlihat melalui riset sekaligus mencari tahu tentang langkah kompetitor. Tim marketing atau sales tidak dapat langsung mempromosikan produk kepada setiap orang secara asal. Hal ini tentu akan membuang waktu.
    Tim marketing dan sales harus fokus pada orang-orang dengan kemungkinan besar untuk menjadi pelanggan. Evaluasi konsumen adalah dengan demografi yang sesuai supaya ditargetkan berdasarkan usia, tingkat pendapatan, lokasi rumah dan sebagainya. 
  3. Keunggulan Produk atau Jasa
    Strategi business development harus melibatkan keunggulan suatu produk atau jasa. Dengan demikian, tim marketing dan sales harus tahu bagaimana cara mempromosikannya. Produk atau jasa tersebut perlu memiliki daya tarik seperti harga terjangkau, kemudahan penggunaan atau akses, lokasi strategis, layanan konsumen yang bagus serta reputasi yang sudah diakui.
    Dalam hal ini, tim penjualan harus berkoordinasi dengan tim produksi atau manajemen tingkat atas. Mereka harus tahu apa saja keunggulan produk atau jasa. Jangan sampai produk atau jasa yang ditawarkan tidak memiliki keunggulan sama sekali. 
  4. Metode dan Taktik Efektif Business Development
    Teori business development dapat dengan mudah dicari di internet dan juga bangku kuliah. Jurusan creativepreneurship hadir dengan berbagai teori dan metode untuk menjalankan pengembangan bisnis. Metode yang dipergunakan juga tidak perlu terlalu banyak supaya tetap fokus pada target untuk menjangkau lebih banyak calon pelanggan.
    Tim manajemen dan sales perlu melakukan taktik tertentu untuk business development. Taktik ini memerlukan kerjasama tim. Selain kerjasama solid, taktik yang dipilih harus sesuai dengan target pasar sekaligus sesuai dengan kekuatan serta tujuan utama perusahaan. 
  5. Pemantauan Proses Pengembangan Bisnis
    Strategi business development yang sudah dijalankan harus tetap terpantau. Jika tidak, maka tim penjualan tidak tahu langkah apa yang harus diambil berikutnya. Keberhasilan strategi pengembangan bisnis dapat dilihat melalui evaluasi secara bertahap.
    Salah satu contoh adalah mengevaluasi penambahan penjualan atau minimal respon target pasar. Perlu penggunaan perangkat lunak yang memadai untuk dapat melakukan pemantauan seperti spreadsheet atau pemindai otomatis dari pengunjung situs atau media sosial. 

Keahlian pengembangan bisnis sangat dibutuhkan mayoritas perusahaan, baik perusahaan baru maupun perusahaan ternama. Para pemilik bisnis ingin mendapat manfaat dari business development supaya rencana jangka panjang mereka dapat terlaksana secara tepat dan akurat. Dengan pengembangan bisnis yang tepat, setiap departemen dalam perusahaan akan kompak dalam mencapai tujuan yang sama. 

Comments