Marketing Plan

Comments · 73 Views

Rangkaian rencana pemasaran yang dibuat atau disusun guna mencapai target/tujuan dalam kurun waktu periode tertentu.

rencana pemasaran punya peran penting dalam sebuah bisnis. Berikut ini adalah beberapa hal yang membuatnya menjadi sangat penting.

1. Mempermudah dalam Menyusun Strategi

Bisnis akan berjalan tanpa arah kalau tidak dibuat perencanaan sejak awal. Rencana pemasaran termasuk ke dalam perencanaan bisnis tersebut.

Rencana pemasaran juga akan sangat membantu kamu dalam memutuskan tindakan apa yang harus dilakukan segera, mana yang bisa ditunda terlebih dahulu, dan langkah seperti apa yang perlu dihindari.

2. Pedoman Dalam Evaluasi Kinerja

Evaluasi juga sangat penting saat kamu menjalankan sebuah bisnis. Tujuannya adalah untuk mengukur keberhasilan bisnis itu sendiri. Rencana pemasaran berguna sebagai target yang menjadi acuan ketika evaluasi kinerja.

3. Mempersiapkan Bisnis Agar Lebih Siap dengan Perubahan

Rintangan kerap dijumpai dalam bisnis. Untuk menghadapi rintangan tersebut, terkadang kamu perlu mengubah rencana di tengah jalan. Rencana pemasaran sangat penting di situasi seperti ini, yaitu sebagai bahan pertimbangan untuk memutuskan langkah berikutnya.

Terdapat 8 langkah yang bisa kamu lakukan dalam menyusun atau membuat rencana pemasaran :

1. Tentukan Visi dan Misi Bisnis Kamu

Tentukan tujuan bisnis yang akan kamu pakai. Jangan lupa juga untuk menentukan bagaimana cara untuk mencapai tujuan tersebut. Inilah yang disebut dengan visi dan misi.

Di awal, kamu harus menentukan visi dan misi tersebut dengan spesifik. Hal ini perlu dilakukan untuk memudahkan ketika menyusun rencana pemasaran supaya arahnya lebih jelas.

2. Tentukan Target Pasar

Untuk menerapkan strategi pemasaran yang tepat, kamu perlu menentukan kelompok mana yang akan menjadi target pasar. Masih bingung bagaimana cara menentukan target pasar? Cobalah buat buyer persona dengan mengidentifikasi tipe-tipe pelanggan yang cocok dengan bisnis kamu.

Untuk membuat buyer persona, kamu juga perlu mengumpulkan data sebanyak-banyaknya agar sasarannya lebih tepat.

3. Kenali Pesaing

Kompetitor atau pesaing hampir tidak bisa dihindari ketika kamu menjalankan sebuah bisnis. Oleh karena itu, penting untuk mengenali pesaing ketika akan membuat rencana pemasaran.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengidentifikasi kompetitor atau pesaing bisnis. Misalnya dengan menjadi customer bayangan yang pura-pura membeli, stalking media sosial yang dipakai untuk marketing, dan menggali informasi dari para konsumen.

4. Buat Strategi Konten

Langkah keempat yang seharusnya kamu lakukan adalah membuat strategi konten untuk mempermudah kamu dalam meraih tujuan bisnis. Tentukan dulu fokus dari marketing yang akan dijalankan, apakah attention/awareness, interest, desire, atau action.

Kalau fokus marketingnya sudah ditentukan, sekarang pikirkan bagaimana cara menjalankannya. Ada beberapa hal yang perlu kamu pikirkan antara lain jenis konten seperti apa yang ingin dibuat, berapa banyaknya konten tersebut, dan chanel apa saja yang akan dipakai untuk marketing.

5. Tentukan Key Performance Indicator

Untuk mengukur keberhasilan dari rencana pemasaran yang sudah kamu buat, diperlukan Key Performance Indicator atau KPI.

KPI bisa digunakan untuk mengukur berbagai elemen dari marketing campaign. Contoh yang bisa dikur antara lain trafik media sosial, trafik organik website, angka penjualan produk, dan masih banyak lagi. Kalau sudah berhasil melampaui KPI, artinya marketing plan berhasil dijalankan.

6. Tentukan Budget untuk Marketing

Menjalankan pemasaran tentu butuh biaya. Supaya pengeluarannya jelas dan terarah, sebaiknya kamu menentukan budget khusus lengkap dengan alokasinya. Kamu juga bisa menghindari pembengkakan budget dengan melakukan beberapa tips berikut.

  • Sesuaikan dengan bisnis yang sedang kamu jalankan, ada di tahap mana?
  • Buat daftar untuk mencatat pengeluaran operasional.
  • Telusuri data pembelian yang dilakukan oleh pelanggan untuk mengetahui efektivitas strategi pemasaran dan optimalkan strategi tersebut.

7. Buat To Do List

Namanya juga rencana, tentu kamu perlu menyusunnya dengan rinci. Buat daftar berisi hal-hal yang harus dikerjakan. Hal ini membantu kinerjamu menjadi lebih terarah. Kalau berhasil disiplin, kemungkinan untuk mencapai target juga bisa lebih cepat.

8. Pakai Marketing Tools

Supaya lebih mudah, kamu wajib menggunakan marketing tools. Ada banyak sekali tools yang bisa dipakai. Kamu bisa memilihnya sesuai dengan kebutuhan. Contohnya ada Canva, Trello, Mailchimp, SociaBuzz, dan masih banyak lagi.

Comments